Monday, April 23, 2018

Mahasiswa Diharapkan Punya Karakter Islami

 Kampus Islam Attahiriyah mengadakan temu akademik semua mahasiswa baru semester 1 dari empat fakultas yang sejumlah beberapa ratus mahasiswa.

Hal tersebut mempunyai tujuan untuk mengenalkan mahasiswa baru tahun ajaran 2017-2018 dengan dunia akademik bersama deretan yayasan, rektorat serta empat fakultas.

Baca juga: Biaya Kuliah UNPAD - Pendaftaran UNPAD

Rektor Kampus Islam Attahiriyah Endi Samsuhari menyebutkan, jadi generasi muda, mahasiswa Attahiriyah mesti dapat menaklukan tantangan di masa globalisasi. Kata dia, mahasiswa baru mesti memiliki fikiran yang visioner.

" Pasar bebas ASIA mesti jadikan mahasiswa baru Kampus Islam Attahiriyah lebih energik untuk jadi generasi unggul, " harapnya lewat info yang di terima SINDOnews, Rabu (27/9/2017).

Dalam peluang ini, Ketua Umum Yayasan Addiniyah Attahiriyah Nabil SA mengemukakan, visi kampus yang dicanangkan yayasan untuk menguatkan perkembangan Kampus Islam Attahiriyah.

Kampus Islam Attahiriyah, kata dia, mesti berkarakter islami sinergis serta amanah. " Kami harap, kalau dengan kepimpinan yang baru direktorat ini dapat membawa pesan pendiri Kampus Islam Attahiriyah, " ucapnya.

" Kalau universitas ini mesti mempunyai ciri-khas yang kuat, mesti Islami baik perilaku manajemen serta mahasiswanya, mesti membuat kondisi strategis untuk perkembangan kampus serta amanah menggerakkan pekerjaan baik manajemennya ataupun mahasiswanya, " paparnya.

Dalam temu akademik itu di hadiri oleh pendiri sekalian Ketua Dewan Pembina yayasan Syathiry Achmad, beberapa wakil rektor yaitu wakil rektor bagian akademik Edy Tarsono serta Wakil rektor bagian sdm serta keuangan Nahrowi.

Baca juga: Biaya Kuliah POLMAN - Pendaftaran POLMAN

Wednesday, April 18, 2018

Gelang Pelindung Wanita dari Serangan Seksual Resmi Diproduksi

 Ramainya kejahatan pada kaum hawa menarik perhatian beberapa peneliti serta pakar tehnologi, akhirnya seseorang mahasiswa Kampus Alabama sudah sukses menghasilkan gelang pandai yang bisa menghindar serangan seksual pada penggunanya.

Baca juga: Biaya Kuliah UNNES - Biaya UKT UNNES

Jayun Patel sang pencipta perhiasan mutakhir menyebutkan gelang itu diperlengkapi dengan alat yang memantau tiap-tiap pergerakan serta mendeteksi perubahan pada badan penggunanya sebelumnya kirim tanda kalau serangan tengah berlangsung.

Tanda juga akan mengingatkan polisi atau satu diantara pihak yang berada di daftar nama pemakai demikian mendeteksi kalau individu itu dilecehkan.

Gelang itu juga hasilkan nada yang kuat serta pancarkan sinar merah untuk menakut-nakuti penyerang atau menarik perhatian ke kerumunan.

Baca juga: Biaya Kuliah UNUD - Biaya UKT UNUD

Friday, April 13, 2018

Pemuda Indonesia Jadi Sekjen Asia Youth International Model United Nations

 Dua pemuda Indonesia, Muhammad Rizal Saanun serta Dominique Virgil Tuapetel dipilih jadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) serta Wakil Sekjen Asia Youth International Jenis United Nations (AYIMUN).

Baca juga: Biaya Kuliah POLINES - Pendaftaran POLINES

Muhammad Rizal Saanun datang dari Kampus Muhammadiyah Yogyakarta. Sedang Dominique Virgil Tuapetel datang dari Kampus Indonesia.

Keduanya terseleksi dari 16 pemuda asal lima negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, serta India. Ke-5 negara itu digandeng penyelenggara bersamaan dengan meningkatnya kwalitas AYIMUN.

Ke-16 pemuda itu dipilih juga lewat sistem seleksi berkas serta wawancara yang begitu ketat dengan lihat pengalaman dalam ikuti serta memimpin sidang jenis united nations.

“Salah satu hal yang membanggakan untuk Indonesia yaitu dengan ikut sertanya putra-putri paling baik Indonesia jadi sekretaris jenderal serta wakil sekretaris jenderal pada arena yang diadakan tahunan itu, ” kata pihak penyelenggara dalam info tertulis yang di terima SINDOnews, Senin (30/10/2017).

“Muhammad Rizal Saanun dari Kampus Muhammadiyah Yogyakarta serta Dominique Virgil Tuapetel dari Kampus Indonesia di rasa begitu dapat oleh penyelenggara untuk mengemban pekerjaan perlu itu sesudah diliat komunikasi verbal yang begitu baik serta pengalaman yang trampil, ” lanjut penyelenggara.

Puncak acara tahunan ini juga akan berjalan pada 3-6 November 2017 di Sunway Putra Hotel Kuala Lumpur. Sejumlah 500 delegasi terseleksi dari 5330 pendaftar siap untuk ikuti arena ini.

Beberapa 18 negara dari penjuru Asia juga akan bersaing merebutkan titel juara yang terdiri jadi 7 sidang dengan 7 tema kajian berkaitan “Enhancing Global Power through Diplomacy and Regional Integration”.

Topik itu diangkat mengingat urgensitas pemuda untuk turut andil dalam menangani bebrapa gosip yang dihadapi sekarang ini oleh orang-orang global. Adapaun 7 type sidang yang disiapkan diantaranya ARF (ASEAN Regional Komunitas), UNHRC (United Nations Human Rights Council), UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organizations), UNHCR (United Nations High Commissioner For Refugees), IMF (International Monetary Fund), WHO (World Health Organizations) and OIC (Organizations of Islamic Coorperation).

Baca juga: Biaya Kuliah ISI - Pendaftaran ISI

Beberapa pemuda-pemudi paling baik dari tiap-tiap negara dengan latar belakang yang tidak sama juga akan merebutkan 8 titel juara di tujuh type sidang yang disiapkan.

Monday, April 9, 2018

Menhan Hadiri Seminar Bela Negara di UGM

 Menteri Pertahahan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menghadiri seminar nasional bela negara dies natalis ke-68 Kampus Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (19/12/2017). Ikut ada dalam seminar itu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Direktur Jenderal Politik serta Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kemendagri, Mayjen Soedarmo serta civitas-civitas Akademika UGM.

Baca juga: Biaya Kuliah ITB - Biaya UKT ITB

Dalam peluang itu, Ryamizard menyinggung masalah ancaman, masalah, kendala, serta tantangan kedaulatan bangsa di masa saat ini. Menhan mengatakan ada dua type dimensi ancaman yang juga akan dihadapi oleh Ibu Pertiwi. Ancaman itu termasuk juga perang terbuka atau konvensional dan ancaman terorisme serta radikalisme.

" Perang terbuka atau konvensional antar negara sekarang ini mungkin saja saja berlangsung. Walau, ancaman ini termasuk masih tetap begitu kecil. Namun, tetaplah mesti disiapkan karna setiap saat bisa beralih jadi ancaman riil jika keutuhan serta kedaulatan dan keselamatan bangsa serta negara terganggu serta terserang, " tutur Ryamizard dalam pidatonya.

Sedang, ancaman terorisme, radikalisme, separatisme, pemberontakan bersenjata, bencana alam serta lingkungan, kata Ryamizard, adalah ancaman riil yang sekarang ini tengah dihadapi oleh Indonesia.

" Pelanggaran lokasi perbatasan, perompakan serta pencurian sumber daya alam, wabah penyakit, perang siber serta intelijen dan peredaran serta penyalahgunaan narkoba mesti kita cermati, " kata Menhan.

Terkecuali ancaman fisik itu, Ryamizard meneruskan, Indonesia akan mengahdapi ancaman nonfisik yang efeknya semakin lebih besar. Ancaman serta tantangan itu berbentuk serangan ideologis dengan kemampuan “soft power” yang berusaha untuk mengakibatkan kerusakan “mindset” serta jati diri bangsa Indonesia.

Serangan ideologis berikut, tegas dia, yang seringkali dimaksud dengan arti perang moderen atau arti sekarang ini proxy war, type perang baru tanpa ada butuh bertemu dengan fisik. " Mereka lewat usaha systemik manfaat melemahkan serta menghancurkan benteng ideologi satu bangsa, " ucapnya.

Ryamizard juga mengutamakan manfaat hadapi potensi ancaman-ancaman itu diatas dibutuhkan ada pikiran kebangsaan yang kuat dari semua Rakyat Indonesia supaya tidak gampang di pengaruhi serta terprovokasi oleh usaha pencucian otak dari grup spesifik.

Karenanya, dianya sudah mendesain kiat pertahanan negara dengan memprioritaskan nilai-nilai perjuangan yang lahir dari histori perjuangan bangsa Indonesia yakni perjuangan yang mengaplikasikan rencana Perang Rakyat Semesta yang di dukung oleh kemampuan TNI bersama alutsistanya.

" Kiat pertahanan itu adalah kiat perang ciri khas Indonesia yang sudah menghantarkan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya, serta membuatnya satu negara yang sejajar dengan bangsa-bangsa merdeka yang lain didunia, " terang Menhan.

Baca juga: Biaya Kuliah IPB - Biaya UKT IPB

Diluar itu, Ryamizard juga mengatakan kesadaran bela negara sangat perlu dalam usaha memerangi hal itu sesuai dengan perang melawan kemiskinan serta kebodohan. Dengan kesadaran bela negara yang tinggi, lebih dia, jadi juga akan dibuat warga negara Indonesia yang mengetahui jati diri serta amanahnya untuk bangsa serta negara ini.

" Dengan hal tersebut semua warga negara juga akan berusaha untuk selalu belajar serta berkarya bahu membahu untuk membuat bangsa serta negaranya, " pungkas Menhan.

Wednesday, April 4, 2018

Ahli Bahasa Universitas Mataram: Bahasa Indonesia Jaga Keutuhan NKRI

 Pakar Bhs Kampus Mataram, Prof Dr Mahsun menilainya bhs Indonesia jadi bhs pemersatu bangsa butuh selalu dirawat. Lewat pelestarian bhs supaya tidak terdegradasi oleh bhs asing.

Baca juga: Biaya Kuliah UII - Pendaftaran UII

Perlunya peranan bhs ini ditegaskan Mahsun dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan topik " Peranan Strategis Bhs Indonesia serta Genetika dalam Melindungi Keutuhan NKRI ", di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Instansi Dakwah Islam Indonesia (LDII), Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Mahsun mencontohkan, satu diantara yang tengah massif serta butuh diwaspadai yaitu degradasi Bhs Melayu oleh Malaysia. Malaysia mendorong internasionalisasi bhs Melayu ke Indonesia. Mereka selalu berupaya supaya bhs Melayu ada diatas bhs Indonesia.

" Bhs Melayu Malaysia, dalam undang-undang mereka terang digunakan jadi bhs nasional. Namun dalam penggunaan nyatanya mereka tidak menguasai. Mereka menggandeng Indonesia menguatkan supaya Melayu jadi bhs internasional hingga nanti warga Malaysia juga akan belajar sekali lagi bhs itu, " jelas penulis buku Tanah Air Bhs Indonesia ini.

Kata Mahsun, Bhs Melayu yaitu nama beda dari Bhs Indonesia. Walau sebenarnya telah terang sekali lain, mulai dialegnya, hingga ke beberapa aturan bhs yang lain. Begitu juga dengan hirarki bhs, Bhs Melayu yaitu bhs daerah yang tempatnya ada dibawah bhs Indonesia.

Hal semacam ini tampak dalam masalah Paulinah, warga Indonesia yang menuntut pengetahuan diluar negeri. Sesudah pulang dia menikah dengan orang Indonesia. Anaknya besar di Indonesia, tapi banyak di ajarkan Bhs Inggris serta tidak dapat berbahasa Indonesia.

" Pikirkan bila semuanya anak Indonesia sesuai sama itu, bagus dalam berbahasa Inggris serta bagus incomenya (keuangan). Kelak semuanya generasi muda kelak anak-anaknya diajari bhs pertamanya bhs Inggris, lama kelamaan bhs Indonesia yang disebut roh bangsa hilang, " ucapnya.

Hal seirama diutarakan Ketua Umum DPP LDII, Abdullah Syam. Dia menilainya bhs mempunyai peranan perlu dalam melindungi keutuhan NKRI. Hingga begitu butuh dikerjakan penyamaan persepsi berkaitan hal itu. " Nyatanya pendekatan bhs serta pendekatan genetik yang buat kita kuat. Jadi satu diantara bentuk dari empat konsesus bangsa, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika serta NKRI, " tutur dia.

Baca juga: Biaya Kuliah UGM - Pendaftaran UGM

Menurut dia saat seorang diikat dengan kesamaan genetik, dia tak akan sekali lagi mempersoalkan hal yang berbentuk visual. Seperti ras kelompok ataupun agama. " Tak ada sekali lagi saya kriting saya item. Orang Jawa begini, Palembang begini. Tapi ada kita satu genetik, satu bangsa, " tuturnya.